Izzi Pizza: Ingin Jadi Resto Piza Terbaik di Indonesia

Thursday, January 8, 2004

Oleh : Herning Banirestu

Nama Izzi Pizza jauh lebih populer ketimbang PT Sri Agung Cahaya Sakti, pemilik resto tersebut. Meski usianya masih sangat muda, bisa digolongkan sebagai start-up company, perkembangannya sangat pesat.

Gerainya ada 7 buah dan menyebar di berbagai lokasi strategis Jakarta: Menteng, Pondok Indah, Gedung BEJ, Kemang, Cilandak Town Square, Kelapa Gading dan terakhir baru dibuka menjelang Lebaran tahun lalu di Mega Plaza Bekasi.

Pesatnya perkembangan Izzi Pizza tak lepas dari figur pemiliknya, Robert A. Eskapa, yang sangat serius menggarap konsep resto pizanya melalui riset selama satu tahun sebelum dibuka. Perusahaan yang berdiri pada Maret 2002 ini ingin menjadikan Izzi Pizza sebagai resto piza terbaik di Indonesia. Dengan menyuguhkan berbagai hidangan berbau Italia, resto ini makin kuat dengan tag line-nya, The Real Italian Pizza.

Meski pendatang baru, Izzi Pizza mampu merebut hati penggemar piza. Kekuatannya, pada personalize customer yang mereka terapkan dalam melayani pelanggan. Hubungan dengan konsumen sangat diperhatikan. Tak heran, repeat customer-nya diperkirakan mencapai 80%. Bahkan, breakeven point dapat diraih setelah satu gerai dibuka. Agar lebih dekat dengan pelanggan, mereka mengeluarkan Izzi Pizza Club. Pelanggan yang memegang kartu anggota ini berhak mendapatkan berbagai keuntungan, seperti diskon sampai point reward yang dapat ditukar dengan menu lain yang dijual di sana.

Izzi Pizza mengutamakan kebersihan hingga tiap sudut restonya. Begitu juga, kualitas bahan baku hidangannya. Perusahaan dengan 400-an pekerja ini menyebut karyawannya sebagai Associate. Komunikasi terbuka diutamakan demi transparansi antara manajemen dan karyawan. Tiap Jumat ada pertemuan yang digunakan untuk meningkatkan delivery, menurunkan biaya dan meningkatkan bisnis. Setiap hari diadakan outlet meeting, setiap minggu ada operational meeting, general meeting dilakukan setiap bulan, dan setiap tiga bulan sekali diadakan quaterly meeting.

Menurut Robert, yang ditawarkan Izzi Pizza bukan sekadar hidangan, tapi juga harga, rasa dan tempat. Tidak hanya hidangan Italia yang lezat, tapi juga lingkungan yang nyaman dengan layanan yang baik dan harga yang pantas. Nama Izzi -- yang dipilih agar mudah diingat dan Robert menyukainya -- ternyata ampuh menarik konsumen. Kemajuan teknologi pun dipakai guna memudahkan konsumen yang ingin pesan antar. Izzi Pizza memiliki satu nomor telepon yang bisa langsung melacak lokasi cabang terdekat yang dapat mengantarkan pesanan dengan cepat ke konsumen.

Konsumen pun bisa membayar pesanannya dengan kartu kredit. Perusahaan ini menargetkan 20 gerai dibuka hingga tahun depan. Di samping itu, produk-produk Izzi Pizza akan hadir pula di pasar modern, berupa spageti, piza dan lasagna dengan merek yang sama dengan nama restonya.

Sumber: SWA

0 comments: