Menetapkan Tujuan Bisnis Sebelum Memilih Waralaba

Tuesday, May 15, 2007

Setiap individu yang masuk ke dunia bisnis sudah pasti menginginkan kesuksesan. Mereka semua bebas mendefinisikan kesuksesan bisnis. Sementara kesuksesan akan sangat dipengaruhi oleh sebuah perencanaan jangka panjang yang dilaksanakan secara berkesinambungan.

Menetapkan tujuan bisnis merupakan salah satu bagian dari perencanaan yang seharusnya dijalankan pebisnis sebelum memulai bisnis. No single goal in business is right for everyone. Setiap orang bebas menentukan tujuan bisnisnya. Tak terkecuali dalam bisnis waralaba.
Calon franchisee memiliki tanggung jawab pada dirinya sendiri untuk menciptakan definisi tujuan financial maupun tujuan non financial dalam berbisnis.

Mengapa bukan hanya tujuan finansial? Tak sedikit orang beranggapan bahwa tujuan non financial lebih penting ketimbang tujuan finansial. Alasannya, dengan tercapainya tujuan non financial otomatis tujuan financial akan tercapai dengan sendirinya.

Sebelum calon franchise sampai pada tahap memilih bisnis diantara beberapa pilihan peluang waralaba, mendefinisikan tujuan seperti yang disajikan di atas adalah hal yang sangat penting. Hal ini dapat membantu calon franchisee tidak salah dalam memilih bisnis waralaba yang sesuai dengan tujuan bisnisnya. Selain bisa dijadikan pedoman dalam memilih bisnis waralaba, tujuan bisnis yang telah ditetapkan bisa dijadikan pedoman untuk menyusun master plan bisnis yang akan dijalankan dan dikembangkan.

Membuat tujuan bisnis waralaba yang baik hendaklah melewati tes SMART (Specific, Measurable, Attainable, dan Realistic Timetable. Tujuan bisnis harus dinyatakan secara spesifik dalam nilai yang terukur begitu juga dalam jangka waktu pencapaiannya diikuti dengan prediksi toleransi. Tujuan bisa dibuat dalam bentuk jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

Dengan menetapkan tujuan yang spesifik, termasuk didalamnya jangka waktu pencapaian, diikuti dengan pengukuran atau prediksi toleransi Anda terhadap risiko akan membantu dalam menentukan pilihan bisnis waralaba yang sesuai dengan segala keterbatasan serta kelebihan yang calon franchisee miliki secara pribadi. (SH)

Sumber: Wirausaha.com
Read more...