Membeli Waralaba Setelah Usia 55

Tuesday, November 27, 2007

Dulu ketika seseorang memasuki usia 55, biasanya orang tersebut akan mempertimbangkan untuk pensiun. Namun, sekarang 55 seperti baru 35. Yang usianya 50-an, kini menyadari mereka memiliki banyak hal tersisa yang bisa ditawarkan dan juga pengalaman.

Mereka banyak menghabiskan waktu bukan memikirkan pensiun, namun menghitung apa yang mereka ingin kerjakan untuk masa dewasa yang kedua kalinya.

Banyak yang berada dalam golongan ini adalah kumpulan orang yang mempunyai waktu dan energi untuk panggilan baru. Banyak pula yang menyadari setelah bertahun-tahun di dunia perusahaan kemudian mereka menginginkan fleksibiltas dan kesempatan lebih yang hasilnya langsung terkait dengan kerja.

Apakah tujuannya untuk menghasilkan kekayaan, untuk memberi dan membantu orang lain atau agar tetap memiliki kesibukan dan kreativitas, maka kian banyak orang di atas usia 55 berpikir untuk mengejar American Dream bagi mereka. Kita menyaksikan banyak di antara mereka beralih ke peluang franchise sebagai alternatif untuk memulai bisnis mereka dari awal.

Franchise memiliki sejarah yang dinamis.
Ray Kroc di usia 50-an ketika memulai McDonald’s, sedangkan Kolonel Sanders lebih dari 65 saat mengawali Kentucky Fried Chicken. Banyak pewaralaba aktif mencari terwaralaba yang lebih dari 55, sebab mereka memiliki pengalaman, kearifan dan sumber daya kapital yang telah dikembangkannya sehingga bisa menopang secara baik waralaba.

Jika anda menginginkan waralaba bagus yang cocok bagi anda sebagai terwalaba manula, pertimbangkan elemen-elemen suksesnya waralaba berikut ini:

Pahami peranan waralaba.
Selalu penting untuk memahami apa yang akan kerjakan dari hari ke hari. Dalam waralaba, hal ini mungkin kecil seperti melayani konsumen dengan produk atau jasa, ketika fokus anda mungkin pada bisnis yang lain. Ingat juga bahwa setelah bertahun-tahun mempunyai bos, kini anda akan menjalaninya, dan berarti perlu nyaman dengan tanggung jawab tersebut.

Berusaha nyaman melakukan pekerjaan di semua tingkatan.
Setelah menghabiskan tahunan di dunia perusahaan anda mungkin tidak bisa lagi mendelegasikan pekerjaan. Anda perlu secara hati-hati mempertimbangkan apakah anda akan oke bertindak sebagai CEO hingga mengurus toilet. Meletakkan aset pribadi anda dalam risiko. Kebanyakan orang mengakumulasi aset yang substansial ketika mencapai usia 50-an dan mungkin tak menginginkan risiko atas aset tersebut.
Pertimbangkan dengan hati-hati sumber keuangan yang akan dipakai membiayai bisnis anda khususnya jika dari rekening pensiun, sebelum mencari waralaba.

Ubah gaya hidup anda.
Banyak yang ketika mencapai usia 55 mereka memutuskan ingin lebih bergaya fleksibel yang memebrikan banyak waktu, kesempatan bepergian, atau prioritas lain. Ketika menginvestigasi bisnis waralaba potensial, pastikan peranan terwaralaba hubungannya dengan masalah gaya hidup.

Siapkan rencana keluar (exit plan).
Meskipun hal ini menjadi pertimbangan penting bagi semua terwaralaba (franchisee), namun lebih khusus untuk mereka yang sudah lewat usia 55. Putuskan berapa lama lagi anda ingin bekerja dan apa yang akan dilakukan jika anda sudah menemui saat dimana tak ingin melakukannya lagi. Apakah anda ingin menjual atau mewariskannya. Anda sebaiknya memulai proses ini (waralaba) dengan menetapkan akhirnya di benak.

Anda bisa mendapatkan pengalaman menyenangkan selama proses menemukan kembali (reinventing) diri anda dalam hidup ini.
Anda mendapatkan peluang bagus kedua untuk membangun hidup yang lebih berarti bagi anda dan juga memberikan pengambalian finansial. Hal yang perlu dilakukan adalah meluangkan waktu untuk sungguh-sungguh berpikir apa yang diinginkan dengan kepemilikan bisnis tersebut dan investigasi semua peluang secara baik untuk memastikan bahwa anda memilih yang memberikan sesuautu yang penting menurut anda.

Pilih waralaba yang anda inginkan menjadi terwaralaba
Anda akan sangat populer ketika memulai mengontak mereka, sebab pengalaman hisup anda, kecerdasan bisnis dan stabilitas keuangan. Anda bisa membantu kedua sisi transaksi dengan mengomunikasikan kepada diri anda dan perusahaan waralaba diman anda hendak menjalankan bisnis dan apa yang ingin anda capai. Dengan sedikit ketelitian dan gagasan, tahun-tahun terbaik akan ada di hadapan anda.

Sumber: Entrepreneur.com

1 comments:

Dedi Sumarno said...

Ass Wr Wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya seorang TKI dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar IBU YOSHI yg dari singapur tentan Pesugihan AKI RUSLAN SALEH yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya juga saya mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk menarik dana Hibah Melalui ritual/ghaib dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti dan mendapat hasil tarikan RM.347.000 Ringgit, kini saya kembali indon membeli rumah dan mobil walaupun sy Cuma pekerja kilang di selangor malaysia, sy sangat berterimakasih banyak kepada AKI RUSLAN SALEH dan saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui AKI RUSLAN SALEH saya Bisa sukses, Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, ini adalah kisah nyata dari seorang TKI, Jika Anda Ingin Di Bantu Ritual Pesugihan Hubungi 0852=8584=7477 Atau [klik] AHLI PESUGIHAN TANPA TUMBAL
KEAMPUHAN RITUAL AKI RUSLAN SALEH
1.Penarikan Dana Hibah Melalui Bank Ghaib
2.Penarikan Uang Melalui Mustika
3.Ritual Angka Tembus Togel/Lotrey
4.Jimat Pelaris Usaha DLL
Dan Masih Banyak Lagi, AKI RUSLAN SALEH Banyah Dikenal Oleh Kalangan Pejabat, Pengusaha Dan Artis Ternama Karna Beliau adalah guru spiritual terkenal di indonesia. Untuk yg punya rum terimakasih atas tumpangannya.