Peluang Usaha Singkong pun Bisa Diwaralabakan

Tuesday, November 13, 2007

Alih Istik Wahyuni - detikfinance

Apa yang ada di benak Anda mendengar singkong? Pasti singkong rebus, singkong goreng, banter-banter singkong bakar dan kripik singkong.
Bagaimana kalau singkong lapis cokelat atau strawberry? Kalau rasa jagung bakar? Hmmm, pastinya lebih yummy.

Singkong aneka rasa itu bukan sekadar angan-angan belaka. Firmansyah Budi pun mengubah cemilan rakyat itu menjadi komoditi bisnis yang menggiurkan. Hanya bermodal alat dapur ibunya.

Desember 2005, ia memulai bisnis singkong (dalam bahasa Jawa disebut tela dari ketela) ini dengan merek dagang Tela Krez. Januari 2006, ia memutuskan mengembangkan bisnisnya dengan konsep waralaba.

Tak sia-sia, Tela Krez kini memiliki 120 outlet di 22 kota Indonesia. Bermula dari Yogyakarta, Jakarta, Malang, Surabaya, Ciledug, hingga Samarinda dan Makasar.
Kebanyakan orang ingin ikut menjajakan Tela Krez karena modal usaha yang murah. Hanya dengan Rp 3,5-4,5 juta, Anda bisa memulai bisnis ini.

Dengan modal itu, Anda mendapat sebuah outlet dengan peralatannya dan bahan baku awal. Anda juga bebas franchise fee selama 3 tahun. Tak hanya murah, return of invesment-nya juga cepat, hanya sekitar satu bulan.

Anda bisa memilih outlet permanen yang bisa ditempatkan di pusat perbelanjaan atau outlet dorongan yang bisa berkeliling.
Ada belasan rasa singkong yang bisa dijual. Penjualan normalnya mencapai 20-200 pack setiap hari, tergantung lokasi outlet. Setiap pack dijual variatif mulai Rp 3.000.

"Karena murah, anak SD juga bisa beli, karena empuk orang tua juga suka," kata Firmansyah pada detikFinance di sela-sela pameran waralaba akhir pekan lalu.
Jika penjualannya mencapai 20 pack sehari, maka omsetnya sekitar Rp 1,8 juta per hari.

Kalau ingin lebih mantap lagi, Anda bisa menanamkan Rp 5-6 juta sekaligus. Sama seperti sebelumnya, Anda mendapat outlet, perlengkapan, dan bahan baku awal. Tapi Anda bisa bebas franchise fee selama 5 tahun plus jaminan modal kembali dalam satu tahun.
Selain karena modal yang murah, dan return of investment yang cepat, risiko usahanya juga relatif kecil karena bisnis makanan bisa dipastikan tak pernah sepi.

Tela Krez juga pernah meraih penghargaan Indonesia Small Medium Business Entrepenuer Award 2007 kategori makanan tradisional dengan nilai ekonomis tinggi.

Berminat? Silakan menghubungi no telepon Firmansyah: 0274-7000211 atau email: homygroup@yahoo.com. (lih/qom)

Sumber : detikfinance

2 comments:

DEVILJIN said...

Harga jualnya berapa om?....20 paket perhari omzetnya 1,8 juta perhari....

Teddy said...

ass

saya tddy dari jawa barat,ingin menanyakan tenteng bagaimana cara bergabung dgn waralaba ini dan dimana frnchais yg di jawa barat kususnya bogor..
trims...