Peluang Usaha Waralaba Pulsa Telepon

Monday, November 19, 2007

Alih Istik Wahyuni - detikfinance

Jakarta - Telepon seluler alias ponsel kini bukan lagi barang mewah. Apalagi bagi yang tinggal di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta.
Mulai dari pedagang asongan, sopir bajaj, tukang ojek, dan satpam pun kini semuanya mengantongi ponsel.

Tren itu menimbulkan berbagai peluang usaha yang bisa mendatangkan uang. Misalnya bisnis pulsa yang takkan mati karena kebutuhan pulsa yang tiada henti.

Untuk menjangkau konsumen low-end seperti diatas, perusahaan layanan telekomunikasi mengeluarkan paket pulsa yang murah meriah. Pulsa kini dijual mulai dari Rp 5 ribu.
Untuk memangkas biaya kemasan dan distribusi, pulsa dijual dengan sistem elektronik. Lebih praktis, cepat, dan hemat.

Peluang bisnis seperti ini yang ditangkap Hitam Putih Electronic Voucher. Meski sudah banyak yang membuka bisnis serupa, tetap saja masih banyak konsumen pulsa yang harus dilayani.
"Provider operator mengalokasikan voucher isi ulang dalam bentuk voucher 90% dan fisik 10%," kata Manager Hitam Putih Agung Hendy kepada detikFinance.

Hitam Putih menawarkan beberapa kelebihan seperti layanan transaksi 24 jam, proses transaksi yang cepat, dan harga kompetitif. Hendy optimistis bisnis seperti ini akan prospektif dan bisa mendapat return of investment kurang dari satu bulan.

Modal awal yang harus disediakan bekisar Rp 10-70 juta, tergantung jumlah outlet yang diinginkan. Anda tinggal menyediakan lokasi maksimal 2x2 m ditempat yang strategis, ponsel, dan tenaga pelaksana yang akan ditraining.

Dengan modal Rp 10 juta misalnya, Anda akan mendapat satu outlet khas Hitam Putih yang mencakup satu handphone untuk operasional, satu papan harga pulsa, satu buku nota dan kalkulator, dan dua kursi duduk.
Anda juga mendapat paket promosi usaha, deposit voucher elektronik untuk semua operator senilai Rp 1 juta, dan training.

Di setiap pulsa yang Anda jual, keuntungan minimalnya Rp 1.500 (jenis operator apapun). Dengan asumsi setidaknya terjadi 50 transaksi setiap harinya, maka omset per hari Rp 75.000.
Dalam sebulan keuntungan menjadi Rp 2.250.000. Jika dikurangi gaji pegawai misalkan Rp 600.000, sewa tempat Rp 100.000, dan pembayaran royalti fee 7% Rp 157.500, maka laba bersih per bulan jadi Rp 1.392.500.

Mmmm....tertarik?

Anda bisa menguhubungi kantornya di Jl Affandi (Gejayan) No 20 Yogyakarta. Telp (0274) 582347 Email: my_hitamputih@yahoo.com. (lih/qom)

Sumber : detikfinance

0 comments: